Pages - Menu

Rabu, 03 November 2010

TINGKATKAT IQ ANAK MELALU BERMAIN

Bermain merupakan jendela perkembangan anak. Lewat bermain aspek perkembangan anak bisa ditumbuhkan secara optimal dan maksimal. Membiarkan anak-anak usia pra sekolah bermain telah terbukti mampu meningkatkan perkembangan mental dan kecerdasan anak.

Hasil penelitian menemukan kaitan antara kecerdasan dan kegiatan bermain anak. Di Bangladesh anak-anak yang kekurangan gizi setelah mengikuti program kegiatan bermain IQ meningkat sampai 9 poin, kata Sally Mc Gregor dari Institute of Child Health at University College London.

Disimpulkan para periset bahwa untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak miskin tersebut bisa dilakukan dengan tindakan intervensi sederhana, yakni mendorong anak-anak untuk banyak bermain di rumah serta tentu saja meningkatkan kadar gizi.

Masyarakat terlalu memfokuskan mengurangi angka kematian, tetapi mereka sering lupa kalau banyak anak-anak yang terancam tidak bisa mencapai kecerdasan optimal, setelah duduk di kelas 5 atau 6 Sekolah Dasar, kesempatan mereka untuk memperbaikinya sudah tipis, kata McGroger.

Ditambahkan McGroger, di sebuah daerah Jamaica, anak-anak dari keluarga miskin diberi bantuan mainan yang bisa dimainkan sendiri di rumah, lalu perkembangan mereka dipantau sampai berusia 18 tahun, tingkat IQ mereka lebih baik, kemampuan bacanya baik dan jarang yang drop-out dari sekolah, selain itu kesehatan mental anak-anak itu juga baik, mereka tidak depresi dan lebih percaya diri, katanya lagi.

Sudah saatnya para orang tua menyadari bahwa kegiatan bermain bukanlah kegiatan tak berguna dan hanya membuang waktu. Bermain selain merupakan hak asasi anak, juga diperlukan untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar